Babinsa Aktif Melaksanakan Pendampingan Posyandu Sebagai Upaya Penanganan Stunting
Babinsa Aktif Melaksanakan Pendampingan Posyandu Sebagai Upaya Penanganan Stunting
Banjarnegara - Babinsa Koramil 11/Punggelan Kopda Yuliadi melaksanakan pendampingan posyandu dan pengecekan terhadap Anak Stunting (kurang gizi) bertempat di Dusun Wanatangi RT 05 RW 03 Desa Sambong Kec. Punggelan Kab. Banjarnegara.Rabu (13/09/2023).
Kegiatan pengecekan yang kita lakukan ini bertujuan untuk mencapai target penurunan stunting pada tahun 2024. Pencegahan stunting perlu dilakukan sebelum anak berusia 2 tahun, dari bayi lahir hingga berusia 2 tahun.
"Yang harus diwaspadai, adalah apabila terjadi keterlambatan pertumbuhan berat badan atau gagal tumbuh/faltering growth yang bisa diketahui dari kurva berat dan tinggi badan. Bila parameter tersebut masih baik, tapi kurvanya menurun inilah yang disebut faltering growth atau gagal tumbuh,” Tutur Babinsa.
Sedangkan prioritas penanganan stunting adalah screening anak - anak yang berpotensi menjadi stunting dan yang harus kita selamatkan adalah anak - anak yang saat ini sedang menderita gizi kurang, gizi buruk atau anak dengan gagal tumbuh pada anak usia dibawah 24 bulan.
“Anak-anak inilah yang beresiko mengalami stunting dimasa mendatang dan bukan hanya berat badan serta tinggi badan yang beresiko, tetapi yang lebih penting adalah otak mereka yang harus kita selamatkan,” katanya.
Ditempat terpisah Danramil 11/Punggelan Kapten Inf Asep Zainal juga menyampaikan pesan melalui Babinsa , Diharapkan, untuk anak-anak kita di perhatikan asupan gizi dan vitamin yang diberikan kepadanya,agar tidak ada kejadian stunting, kekurangan nutrisi seperti protein, kalori, vitamin dan mineral dapat menghambat pertumbuhanya” Pungkasnya.
What's Your Reaction?