Batuud Koramil 11/Punggelan Beserta Anggota Hadiri Tahlil dan Doa Bersama Tujuh Hari Almarhum Istri Sertu Miskam 

Punggelan

Feb 19, 2024 - 11:23
 0  6
Batuud Koramil 11/Punggelan Beserta Anggota Hadiri Tahlil dan Doa Bersama Tujuh Hari Almarhum Istri Sertu Miskam 

Banjarnegara - Batuud Koramil 11/Punggelan, Kodim 0704/Banjarnegara, Korem 071/Wijayakusuma. Serma Mulyono bersama 10 orang Anggota menghadiri tahlil dan doa bersama untuk mendoakan almarhumah Ibu Mukti Hernawayati Istri dari Sertu Miskam  yang meninggal dunia 7 hari yang lalu karena sakit.Tahlilan ini dilaksanakan dirumah Duka Sertu Miskam Di Desa Luwung,Kecamatan Rakit Kabupaten Banjarnegara,Minggu,(18-02-2024).

Serma Mulyono selaku Batuud "Mengatakan Doa Tahlilan yang digelar di kediaman Almarhumah adalah untuk memberikan Motivasi dan semangat agar keluarga yang ditinggalkan dapat menerima semua yang sudah ditakdirkan Alloh SWT bahwa seluruh Manusia meninggal dan  akan kembali menghadap kepada Alloh SWT.

“Antusias masyarakat dalam ikut mendoakan almarhumah terbilang cukup tinggi. Ini membuktikan bahwa selama hidupnya, almarhum banyak dikenal warga akan kebaikannya, sopan, suka menolong dan murah hati. Semoga almarhum husnul khotimah. Aamin,” ungkap Serma Mulyono saat ditemui disela-sela doa bersama.

Ditempat Terpisah Pgs Danramil 11/Punggelan Kapten Cpl Arif Waluyo "Menyampaikan terima kasih kepada semua pihak, baik personel TNI maupun warga yang sudah hadir dalam acara tahlil dan doa bersama yang sudah berlangsung selama 7 hari berturut-turut.

Selain untuk mendoakan almarhum, kegiatan tersebut juga sebagai sarana meningkatkan persatuan dan kesatuan antara TNI dan warga, antara warga satu dengan warga yang lainnya, sehingga dapat tercipta kemanunggalan TNI-rakyat.

Tak hanya itu, kegiatan tersebut juga diharapkan dapat mengingatkan seluruh yang hadir akan kematian. Karena setiap manusia akan mengalami kematian, hanya kapan dan dimana ajal akan menjemput, itu yang kita tidak tahu.

“Jadikan momen ini sebagai pengingat bahwa kita hidup di dunia itu hanya sementara. Kita pasti akan dipertemukan dengan kematian. Perbaiki diri selagi masih ada kesempatan, perbanyak amal ibadah dan amal kebaikan serta selalu dekatkan diri kepada Sang Khaliq,” tandas Danramil

Mengutip dari Surah Al Ankabut ayat 57, “Kullu nafsin żā`iqatul-maụt, ṡumma ilainā turja'ụn”, yang artinya “Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kemudian hanyalah kepada Kami kamu dikembalikan”. Untuk itu, mari kita semua siapkan amal ibadah kita sejak dini. Karena kita tidak tahu kapan kita akan mati."Tutupnya.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow